Posts Tagged ‘big dream’
Saya Pernah Dipecat Apple
Berikut adalah bagian kedua dari pidato Steve Jobs ketika ia berpidato di Stanford University pada tahun 2005; menceritakan tentang masa awalnya di Apple, keluar dari perusahaan yang ia bentuk sendiri, sampai kembali ke perusahaan yang membesarkan namanya tersebut.
Selamat membaca, semoga isi pidato Steve Jobs ini menginspirasi anda…
**********
Saya sangat beruntung. Saya menemukan apa yang saya sukai dalam hidup. Woz (Steve Wozniak) dan saya memulai Apple di garasi mobil rumah orang tua saya ketika berumur 20 tahun. Kami bekerja sangat keras, dan dalam waktu 10 tahun Apple telah tumbuh dari hanya dua orang menjadi perusahaan miliaran dollar dengan lebih dari 4 ribu karyawan. Kami baru saja meluncurkan produk perdana, yakni Machintosh. Satu tahun kemudian, ketika saya berumur 30 tahun saya dipecat. Bagaimana mungkin kamu dipecat dari perusahaan yang dibentuk oleh tangan sendiri?
Pidato Steve Jobs – Bagian 1 (Menghubungkan Titik Titik!)
Kemarin dunia teknologi di kagetkan dengan meninggalnya Steve Jobs yang sangat fenomenal, seorang genius yang mendirikan Mac/Apple. Saya membaca pidato Steve Jobs di Stanford University pada tahun 2005. Isinya sungguh menginspirasi, membuat saya ingin mempostingnya disini…
Selamat membaca, semoga isi pidato Steve Jobs menginspirasi anda…
**********
Saya drop out dari Reed College setelah 6 bulan pertama kuliah, tetapi kemudian saya masuk kuliah lagi selama 18 bulan atau lebih, sebelum aku benar-benar berhenti. Jadi, mengapa saya drop out?
Pegang Erat Impiamu.
Saya berpikir sejenak ketika mendengar kalimat “Teman, janganlah kau menyerah pada keraguanmu. Tapi, kalahkan mereka dengan meraih apa yang kau inginkan” di serial favorite saya ‘Ugly Betty’ versi amrik.
Kalimat itu ingin sekali saya katakan langsung pada downline2 saya yang mati suri. Mereka yang sekedar ingin tau, yang semangat diawal, yang hanya numpang lewat di AR saya, hihihihi.
Entahlah, saya sendiri bingung dengan motivasi mereka join disini
Apa mereka masih ragu bila bisnis ini benar2 bisa mendatangkan kebaikan bagi mereka? Bisa merubah hidup mereka? Atau memang pada dasarnya mereka hanya ikut2an saja! Atau bahkan mau dapat hasilnya saja tanpa bekerja?



